Kembali lagi aku disini, membuka lembaran baru yang kukira tak akan pernah kulakukan lagi. Dengan segala cara aku mencoba untuk memperbaiki diriku, tapi tetap saja aku melakukan kesalahan yang sama.
Sebodoh ini kah diriku?
5 tahun telah berlalu tanpa adanya perubahan dalam diriku, masih saja melakukan kesalahan yang bodoh. Kukira diriku semakin dewasa, semakin bijak, namun ternyata diriku tetaplah seperti yang dulu, hanyalah seorang anak kecil yang tidak mengerti akan jalannya dunia ini.
Aku ingin meminta maaf, tapi semua yang telah terjadi, tak dapat ditarik kembali, yang tersisa bagiku hanyalah penyesalan yang datang dari lubuk hati yang paling dalam.
Kenapa aku harus terburu - buru?
Apakah karena waktu yang berjalan mengalir cepat tanpa hentinya ini yang memburuku?
Ataukah rasa cemburu yang datang karena melihat dirimu bersama yang lainnya?
Semua itu tidaklah penting, karena 1 hal yang pasti, semua ini terjadi karena kelemahan diriku sendiri.
Saat ini aku benar - benar marah terhadap diriku sendiri. Mengapa harus kulakukan hal itu?
Kenapa aku membuatnya merasa tidak nyaman dengan diriku, kau orang yang ku cintai?
Haruskah aku menutup mata, telinga, hati terhadap orang yang kucintai, agar dia bisa merasa nyaman dengan diriku yang seperti ini?
Kadang kala aku merasa iri, karena ada orang yang bisa dengan mudahnya mengatakan apa yang dia rasakan, apa yang dia inginkan, tapi kenapa semua itu tak bisa kulakukan?
Aku hanya disini terdiam melihatnya bersama dengan orang lain, tanpa bisa ku berbuat sesuatu apapun
Disini ku menulis, agar nantinya aku tak akan melupakan kesalahanku lagi, sehingga aku belajar menjadi lebih baik lagi
Sebodoh ini kah diriku?
5 tahun telah berlalu tanpa adanya perubahan dalam diriku, masih saja melakukan kesalahan yang bodoh. Kukira diriku semakin dewasa, semakin bijak, namun ternyata diriku tetaplah seperti yang dulu, hanyalah seorang anak kecil yang tidak mengerti akan jalannya dunia ini.Aku ingin meminta maaf, tapi semua yang telah terjadi, tak dapat ditarik kembali, yang tersisa bagiku hanyalah penyesalan yang datang dari lubuk hati yang paling dalam.
Kenapa aku harus terburu - buru?
Apakah karena waktu yang berjalan mengalir cepat tanpa hentinya ini yang memburuku?
Ataukah rasa cemburu yang datang karena melihat dirimu bersama yang lainnya?
Semua itu tidaklah penting, karena 1 hal yang pasti, semua ini terjadi karena kelemahan diriku sendiri.
Saat ini aku benar - benar marah terhadap diriku sendiri. Mengapa harus kulakukan hal itu?
Kenapa aku membuatnya merasa tidak nyaman dengan diriku, kau orang yang ku cintai?
Haruskah aku menutup mata, telinga, hati terhadap orang yang kucintai, agar dia bisa merasa nyaman dengan diriku yang seperti ini?
Kadang kala aku merasa iri, karena ada orang yang bisa dengan mudahnya mengatakan apa yang dia rasakan, apa yang dia inginkan, tapi kenapa semua itu tak bisa kulakukan?
Aku hanya disini terdiam melihatnya bersama dengan orang lain, tanpa bisa ku berbuat sesuatu apapun
Disini ku menulis, agar nantinya aku tak akan melupakan kesalahanku lagi, sehingga aku belajar menjadi lebih baik lagi
No comments:
Post a Comment